KilasSultra,com-Bombana — Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis di SD Negeri 33 Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Rabu 4 Juni 2025
Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Kodim 1443/Bombana.
Program makan bergizi gratis ini menjadi bagian dari upaya strategis nasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan kesehatan anak, serta mencegah stunting yang masih menjadi tantangan serius di banyak daerah.
Mayjen TNI Windiyatno menekankan bahwa TNI bukan hanya bertugas dalam aspek pertahanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap pembangunan bangsa. “Kami menyadari bahwa masa depan bangsa ini terletak pada pundak generasi mudanya. Kesehatan dan kecerdasan mereka tidak bisa ditawar, dan itu dimulai dari asupan gizi yang cukup sejak dini,” ujar Pangdam saat memberi sambutan di hadapan ratusan siswa, guru, dan warga yang hadir.
Dalam kegiatan tersebut, ratusan siswa SD 33 Rumbia menerima paket makan siang bergizi lengkap yang disiapkan secara khusus sesuai standar gizi seimbang. Menu yang dibagikan mencakup sumber protein hewani, nabati, karbohidrat, sayur, dan buah, guna memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi harian anak-anak usia sekolah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Komandan Kodim 1443/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, para pejabat Pemkab Bombana, serta sejumlah perwakilan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan tokoh masyarakat setempat.
Letkol Inf Andi Irfandi menyampaikan bahwa pelaksanaan program makan bergizi gratis ini adalah salah satu dari rangkaian kegiatan TMMD ke-124 yang difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia di pedesaan.
“Ini bukan program yang berdiri sendiri. Kami ingin program ini berdampak jangka panjang. Anak-anak kita harus tumbuh sehat, cerdas, dan kelak bisa membangun desanya sendiri,” ungkap Dandim.

Selain pemberian makanan bergizi, juga dilakukan edukasi singkat kepada para orang tua dan guru mengenai pentingnya pola makan sehat untuk anak-anak, serta informasi dasar tentang pencegahan stunting. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat agar bisa melanjutkan pola hidup sehat secara mandiri.
Sementara itu Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada TNI atas pelaksanaan TMMD yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi daerah, khususnya dalam sektor infrastruktur dan kesehatan masyarakat.
“Masalah gizi dan stunting bukan hanya soal kesehatan, tapi soal masa depan daerah kita. Program seperti ini menjadi sinyal kuat bahwa kita semua bertanggung jawab atas masa depan anak-anak Bombana,” kata Bupati.
Merujuk data Dinas Kesehatan setempat, Bombana masih mencatat prevalensi stunting yang cukup tinggi, terutama di wilayah-wilayah terpencil. Maka dari itu, inisiatif seperti pemberian makanan bergizi kepada anak sekolah menjadi sangat relevan dan penting.

Selain program gizi, TMMD ke-124 TA 2025 di wilayah Kodim 1443/Bombana juga mencakup pembangunan jalan desa, rehabilitasi fasilitas umum, renovasi rumah tidak layak huni, penyuluhan pertanian, hingga pelayanan kesehatan gratis. Hal ini sejalan dengan tema TMMD tahun ini: “Darma Bakti TNI Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah.”
Suasana penuh semangat dan kehangatan tampak dalam kegiatan yang berlangsung di halaman SD 33 Rumbia. Para siswa yang mengenakan seragam lengkap duduk rapi sambil menikmati makanan yang disediakan. Mereka juga mendapat kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para prajurit TNI dan Pangdam, yang secara simbolis menyerahkan paket makanan kepada beberapa siswa.
Pangdam juga berkeliling meninjau dapur umum yang didirikan sementara untuk mendukung kelancaran distribusi makanan, serta berdialog dengan para guru dan tenaga kependidikan setempat. Ia menekankan bahwa peran guru sangat sentral dalam menciptakan generasi unggul.
“Gizi penting, tapi tidak kalah penting adalah pendidikan karakter. Guru adalah garda terdepan, dan kami siap mendukung upaya itu melalui kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.
Sebagai penutup kunjungan, Pangdam dan rombongan menggelar foto bersama seluruh siswa dan warga, serta memberikan kenang-kenangan simbolis kepada pihak sekolah.
Kegiatan peninjauan ini menegaskan komitmen TNI dalam mengemban fungsi sosialnya sebagai mitra pembangunan nasional. Melalui TMMD, TNI menunjukkan bahwa pertahanan negara tidak hanya dibangun lewat kekuatan senjata, tetapi juga dari kesejahteraan dan kecerdasan rakyatnya. (ADV)
