Banner Iklan

SPPG Rarowatu Utara Tembus Top 10 Terbaik Sultra

Kilas Sultra, BOMBANA-  Prestasi membanggakan ditorehkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Dalam penilaian periode 24–28 Agustus 2026, SPPG Rarowatu Utara berhasil masuk jajaran Top 10 SPPG terbaik di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Capaian tersebut menjadi buah dari konsistensi tim dalam menjaga setiap tahapan penyediaan makanan bergizi. Bukan hanya memastikan makanan tersaji, tim SPPG juga dituntut menjaga kualitas bahan baku, proses pengolahan hingga ketepatan waktu distribusi ke sekolah dan penerima manfaat.

Bagi pengelola, capaian itu bukan akhir dari perjuangan, melainkan pemacu agar kualitas pelayanan dan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Kepala SPPG Rarowatu Utara, Irfan Santosa Sarma, S.TP., mengatakan masuknya SPPG yang dipimpinnya dalam jajaran Top 10 tidak terlepas dari proses kerja yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, penilaian dilakukan terhadap seluruh tahapan penyediaan makanan. Bukan hanya hasil makanan yang menjadi perhatian, tetapi juga bagaimana bahan baku diterima, dipersiapkan, dimasak hingga didistribusikan ke sekolah.

“Penilaiannya dari bahan baku masuk, proses persiapan, masak sampai distribusi makanan sesuai dengan penilaian organoleptik dari PIC sekolah dan pendistribusian tepat waktu di sekolah dan B3,” ujar Irfan melalui sambungan telepon WhatsApp, Sabtu (29/8/2026).

Ia menjelaskan, setiap tahapan memiliki peran penting dalam memastikan makanan yang diproduksi memenuhi standar kelayakan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.

Pemeriksaan dilakukan sejak bahan baku tiba di SPPG. Tim memastikan bahan yang akan digunakan berada dalam kondisi layak sebelum masuk ke proses persiapan dan pengolahan.

Setelah proses memasak selesai, makanan kembali diperiksa sebelum didistribusikan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan makanan yang diterima penerima manfaat tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Mowuwusoi, Pesona Ritual Perkampungan Hukaea Laea

Selain kualitas makanan, ketepatan waktu pendistribusian juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan. Tim SPPG berupaya memastikan makanan dapat tiba di sekolah sesuai waktu yang telah ditentukan.

Irfan menyebut capaian tersebut bukan hasil kerja satu atau dua orang. Dukungan mitra dalam menyediakan bahan baku serta kerja keras seluruh tim dan relawan menjadi bagian penting dalam keberhasilan SPPG Rarowatu Utara.

“Tidak terlepas juga dari peran mitra dalam menyediakan bahan baku, beserta semua tim yang selalu melakukan pengecekan kelayakan sebelum didistribusikan,” katanya.

Menurutnya, koordinasi dan kerja sama seluruh pihak diperlukan agar proses penyediaan makanan berjalan lancar. Mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, pengecekan hingga distribusi harus dilakukan secara berkesinambungan.

Karena itu, Irfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan relawan yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap operasional SPPG Rarowatu Utara.

“Terima kasih kepada mitra dan semua relawan. Tanpa mereka tentu kami tidak mungkin masuk dalam nominasi ini,” ungkapnya.
<span;>Masuknya SPPG Rarowatu Utara dalam Top 10 SPPG Terbaik Sulawesi Tenggara diharapkan tidak membuat tim berpuas diri.

Sebaliknya, capaian tersebut menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemenuhan gizi. Evaluasi terhadap setiap tahapan akan terus dilakukan agar kualitas makanan dan ketepatan distribusi tetap terjaga.

Irfan menegaskan, menjaga kualitas merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, makanan yang diproduksi SPPG pada akhirnya diterima dan dikonsumsi oleh para penerima manfaat.

Dengan capaian tersebut, SPPG Rarowatu Utara kini memiliki tantangan baru. Bukan hanya mempertahankan posisi di jajaran Top 10, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. (B)

Tulis Komentar