Kilas Sultra — Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Bombana resmi memiliki kepengurusan baru. Andi Altin Mappasoko dipercaya memimpin Pordasi Bombana untuk masa bakti 2026–2030.
Andi Altin terpilih dalam musyawarah pembentukan Pordasi Bombana yang digelar di Kasipute, Rabu (19/8/2026).
Usai terpilih, Andi Altin menyatakan komitmennya mengembangkan olahraga berkuda sekaligus mempersiapkan atlet Bombana menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026 di Kendari.
“Alasan saya maju sebagai calon Ketua Pordasi Kabupaten Bombana karena ada keinginan untuk memajukan cabang olahraga Pordasi Kabupaten Bombana, terutama dalam rangka mengikuti Porprov di Kendari,” kata Andi.
Menurut dia, Bombana memiliki modal awal berupa kuda dan komunitas pencinta olahraga berkuda. Potensi tersebut perlu dihimpun dan dibina secara terarah.
“Sudah ada satu. Tinggal dicoba nanti bagaimana dilatih,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, Andi akan berkoordinasi dengan KONI Kabupaten Bombana untuk menyusun langkah pembinaan, termasuk melengkapi administrasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk persiapan Porprov.
“Setelah terbentuk kita akan gas komunikasi langsung ke Ketua KONI,” katanya.
Ketua Pordasi Sulawesi Tenggara Saharudin mengatakan olahraga berkuda memiliki sejumlah disiplin yang dapat dikembangkan, tidak hanya pacu kuda. Di antaranya jumping, dressage, endurance, polo, dan berkuda memanah.
Keragaman disiplin tersebut dinilai membuka peluang bagi daerah untuk mengembangkan lebih banyak atlet.
Dengan waktu menuju Porprov yang semakin dekat, Pordasi Bombana dituntut bergerak cepat memetakan potensi atlet, menyiapkan kuda, menyelesaikan administrasi, serta menjalankan program pembinaan.
Andi berharap kepengurusan baru dapat segera bekerja dan menjadikan Pordasi sebagai wadah pengembangan seluruh potensi olahraga berkuda di Bombana.
“Insyaallah Pordasi Bombana akan menyala di Porprov nanti,” katanya. (B)
