KilasSultra.com-BOMBANA-– Dalam upaya menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Bombana, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Fatmawati Kasim Marewa, menggelorakan kampanye makanan bergizi kepada masyarakat,
kampanye bertajuk “Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan”, Fatmawati mengajak warga untuk memanfaatkan kekayaan alam sekitar, terutama hasil laut seperti ikan, sebagai sumber protein utama dalam menu harian keluarga. Kegiatan ini digelar di Kecamatan Rarowatu dan menyasar keluarga-keluarga yang berisiko mengalami stunting.
“Ikan kaya akan protein dan omega-3 yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Menjadikan ikan sebagai lauk utama adalah langkah cerdas untuk meningkatkan gizi keluarga dan membentuk generasi yang sehat dan cerdas,” ungkap Fatmawati dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam mengenali dan menyajikan makanan sehat dan bergizi dari bahan yang mudah dijangkau di lingkungan sekitar.
Menurutnya, edukasi sejak dini terkait pola makan seimbang akan berdampak besar terhadap tumbuh kembang anak dan masa depan daerah.
Kampanye ini merupakan bagian dari komitmen TP-PKK Bombana dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, yang juga selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

sementara itu Bupati Bombana H. Burhanuddin mendukung penuh keterlibatan ibu PKK dalam upaya menurunkan angka stunting diwilayah kabupaten bombana.
dia mengatakan kolaborasi dari semua pihak sangat penting dalam mensinergikan kekuatan dalam membangun kesadaran masyarakat agar konsumsi ikan secara rutin dan berkelanjutan.
Sementara kepala dinas Kabupaten Bombana Muhamad Siarah mengatakan tujuan kegiatan Gemari untuk mengajak masyarakat gemar memasyarakatkan makan ikan bagai keluarga yang berpotensi sebagai Gizi Buruk

Kegaiatan itu juga sebagai stimulant dan edukasi masyarakat dalam mengkonsumsi ikan segar.
“ ini adalah salah satu pemberian bantuan ikan segar sebanyak dua ribu lebih ikan putih sebanyak dua ribu lebih untuk 689 kepala keluarga sekabupaten Bombana,” ujarnya
Dengan lokasi pendistribusian adalah desa-desa yang memiliki keluaraga berpotensi terpapar stunting. (B)
