Banner Iklan

Semangati Intelektual Muda, Iskandar Minta Kader HMI Isi Pembangunan Bombana

 

Kilas Sultra – BOMBANA – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Bombana Tahun 2026 resmi digelar.

Dengan semangat kebersamaan dan idealisme kader, kegiatan itu berlangsung di Aula Hotel Istana, Kabupaten Bombana, Sabtu (21/02/2026)

forum Muscab ke-I ini tidak hanya menjadi agenda rutin dalam membentuk kepengurusan, melainkan momentum strategis dalam merumuskan arah perjuangan organisasi ke depan. Para kader, alumni, serta sejumlah tokoh daerah tampak hadir memberikan dukungan moral terhadap eksistensi dan masa depan HMI di Bombana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Bombana, Iskandar juga merupakan bagian dari keluarga besar HMI dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada seluruh kader agar senantiasa menjaga tradisi intelektual yang menjadi identitas utama HMI sejak berdiri.

Menurut Iskandar, HMI tidak boleh kehilangan ruh perjuangan sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan. Ia menekankan pentingnya kader untuk terus mengasah kapasitas intelektual, memperkuat integritas, serta membangun karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Muscab ini bukan hanya tentang memilih ketua dan formatur baru. Ini tentang memastikan estafet perjuangan tetap menyala. HMI harus tetap menjadi kawah candradimuka lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang berani, cerdas, dan visioner,” tegasnya di hadapan peserta sidang pleno.

Ia menjelaskan, tantangan generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan era sebelumnya. Perkembangan teknologi, arus informasi yang cepat, serta dinamika sosial-politik menuntut kader HMI untuk adaptif, kritis, dan mampu memberikan solusi konkret terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Dalam konteks pembangunan daerah, Iskandar menilai peran mahasiswa sangat strategis. Ia menyebut bahwa pembangunan tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan mahasiswa.

Baca Juga  PKB Bombana Tegaskan Dukung Full Muhaimin Iskandar di Muktamar

“HMI harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Berikan kritik yang konstruktif, tawarkan gagasan berbasis kajian ilmiah, dan ikut mengawal kebijakan agar benar-benar berpihak pada rakyat,” ujarnya.

 

 

 

Lebih jauh, Iskandar mengingatkan bahwa identitas HMI sebagai organisasi kader memiliki tanggung jawab besar dalam melahirkan insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam. Tujuan tersebut harus diwujudkan melalui proses kaderisasi yang konsisten, terarah, dan berkualitas.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya literasi di kalangan kader. Menurutnya, kekuatan intelektual tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang membaca, berdiskusi, menulis, dan berorganisasi. Tradisi diskusi dan dialektika gagasan yang selama ini menjadi ciri khas HMI harus terus dijaga dan diperkuat.

Forum Muscab ke-I ini sekaligus menjadi ajang refleksi perjalanan HMI Cabang Persiapan Bombana. Dari sebuah gagasan dan tekad kolektif mahasiswa, kini organisasi tersebut mulai menunjukkan kiprahnya dalam merespons isu-isu lokal, seperti pendidikan, pemberdayaan pemuda, dan penguatan kesadaran sosial di tengah masyarakat.

Dalam sidang-sidang komisi dan pleno, para kader membahas berbagai rekomendasi strategis yang akan menjadi landasan program kerja kepengurusan mendatang. Diskusi berjalan dinamis, mencerminkan semangat demokrasi dan kedewasaan berorganisasi.

 

 

 

Para peserta Muscab berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu memperkuat solidaritas internal, memperluas jaringan kemitraan, serta menjaga independensi organisasi. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan organisasi kepemudaan lainnya dinilai penting untuk memperluas dampak gerakan HMI di Bombana.

Di akhir sambutannya, Iskandar berpesan agar seluruh kader menjaga persatuan dan mengedepankan semangat ukhuwah. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan dalam forum musyawarah merupakan hal yang wajar dalam organisasi, selama tetap dilandasi niat baik untuk kemajuan bersama.

Baca Juga  Gagas Pertemuan, Pj Bupati Burhanuddin Kumpul Investor Untuk Bangun Daerah

“Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah. Justru dari perbedaan itulah kita belajar dewasa dan matang dalam berpikir. HMI harus tetap solid, progresif, dan visioner,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya Muscab ke-I ini, HMI Cabang Persiapan Bombana diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan peran strategisnya sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan. Dari Bombana, semangat intelektual muda kembali diteguhkan—bahwa HMI akan terus berdiri di garis depan perubahan, menjadi pelopor gagasan, serta setia mengabdi untuk umat dan bangsa. (ADV)

 

 

 

Tulis Komentar