KilasSultra.com-Konawe Utara- PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat lokal.
Kali ini, ANTAM menggandeng Forum Pemuda dan Mahasiswa Konawe Utara (FPMKU) untuk menginisiasi program pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis produk olahan ikan, yakni abon ikan, di wilayah pesisir Kabupaten Konawe Utara.
Inisiasi program ini bermula dari diskusi panjang antara PT ANTAM dan FPMKU, yang dipimpin langsung oleh Ketua FPMKU, Arman Manggabarani. Setelah melalui tahap perencanaan, dilakukan survei lapangan ke Desa Muara Tinobu, Kecamatan Lasolo, yang menjadi lokasi sampel pengembangan UMKM abon ikan.
Survei ini diikuti oleh perwakilan CSR & External Relations Bureau Head PT ANTAM UBPN Konawe Utara, pemerintah kecamatan yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Lasolo, Sekretaris Desa Muara Tinobu, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Halu Oleo, Kendari.
“Melalui kunjungan ini, kita melihat langsung proses produksi abon ikan oleh pelaku UMKM lokal yang masih dilakukan secara tradisional. Ke depan, para pelaku usaha ini akan menjadi binaan PT ANTAM dan mendapatkan pelatihan produksi yang lebih modern agar lebih efektif dan efisien,” jelas Arman Manggabarani.
Langkah ini merupakan bagian dari program unggulan CSR PT ANTAM dalam menciptakan dan mengembangkan UMKM yang berdaya saing, khususnya di wilayah operasional perusahaan. CSR & ER Bureau Head PT ANTAM UBPN Konawe Utara menyampaikan bahwa perusahaan akan terus mendukung kegiatan positif yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dan lembaga lokal.
“Pengembangan UMKM abon ikan ini menjadi salah satu fokus kami dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Tidak hanya produksi, ANTAM juga akan memberikan pelatihan dari para ahli agar pelaku usaha mampu bersaing di era digital ini. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program-program CSR ANTAM di Konawe Utara,” tutupnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan potensi sumber daya kelautan di Konawe Utara dapat dimanfaatkan secara optimal, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (B)
