Kilas Sultra-Jakarta— Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si menghadiri IPB Stakeholder Forum (ISF) 2025 yang diselenggarakan oleh IPB University di Garuda Main Hall 1, Nusantara Hall, ICE BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (8/11/2025). Forum bergengsi ini menjadi ajang pertemuan strategis antara pemerintah, akademisi, pelaku industri, lembaga riset, hingga komunitas masyarakat untuk membahas masa depan sektor agromaritim Indonesia.
Dengan mengusung tema “Agromaritim Berdampak, Inspirasi Indonesia”, ISF 2025 menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pertanian, kelautan, energi, dan inovasi teknologi. Tema ini selaras dengan upaya nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam Indonesia sebagai negara maritim dan agraris.
IPB Stakeholder Forum merupakan wadah komunikasi dan koordinasi bagi seluruh mitra IPB University untuk mempertemukan pemangku kepentingan dalam merumuskan gagasan, berbagi pengalaman, serta mendorong kolaborasi jangka panjang. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari kementerian, pemerintah daerah, lembaga internasional, asosiasi industri, startup teknologi pertanian, hingga organisasi masyarakat.

Melalui forum ini, berbagai isu strategis dibahas, antara lain:
- transformasi sektor agromaritim berbasis inovasi,
- penerapan teknologi digital untuk pertanian berkelanjutan,
- strategi ketahanan pangan daerah,
- peningkatan kualitas SDM pertanian,
- peluang kolaborasi riset dan pengembangan (R&D), serta
- pemanfaatan sumber daya pesisir dan laut untuk ekonomi daerah.
Kehadiran Bupati Bombana menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperluas cakrawala pembangunan daerah, terutama di sektor yang menjadi penopang utama ekonomi masyarakat Bombana.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ISF 2025 adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara IPB University dan sejumlah mitra strategis. Penandatanganan ini membuka peluang besar bagi daerah dalam memperkuat jejaring kerja sama di bidang:
- pengembangan sumber daya manusia (SDM) pertanian,
- inovasi teknologi dan riset terapan,
- penguatan ketahanan pangan daerah,
- pendampingan pembangunan sektor agromaritim, serta
- program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.
Bagi Kabupaten Bombana, langkah ini memiliki nilai strategis untuk mendorong percepatan pembangunan daerah berbasis potensi lokal. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, Bombana dapat memperkuat inovasi pada sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa kehadirannya dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan institusi pendidikan tinggi, terutama IPB University sebagai kampus terkemuka dalam bidang pertanian dan agromaritim.
Menurutnya, daerah membutuhkan dukungan keilmuan, inovasi, serta riset terapan yang dapat langsung diimplementasikan pada berbagai sektor pembangunan.
“Kerja sama dengan perguruan tinggi adalah investasi jangka panjang bagi daerah. Melalui sinergi ini, Bombana dapat memperkuat kualitas SDM, menghadirkan inovasi baru, dan mengoptimalkan potensi lokal secara berkelanjutan,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda Bombana harus diberikan akses yang lebih luas untuk belajar, berinovasi, dan berkembang sehingga dapat menjadi motor penggerak perubahan di masa mendatang.

Sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pesisir, dan perkebunan, Bombana memandang penting forum seperti ISF untuk memperkaya perspektif pembangunan. Bupati berharap kerja sama dengan IPB University akan membawa dampak langsung, terutama pada:
- peningkatan produktivitas pertanian,
- pemanfaatan teknologi modern,
- pelatihan dan penguatan kapasitas petani serta nelayan,
- pengembangan inovasi berbasis riset, dan
- diversifikasi ekonomi masyarakat pesisir dan pedalaman.
Melalui pendekatan ilmiah dan inovatif, Bupati meyakini Bombana dapat menjadi daerah yang resilien dan adaptif terhadap tantangan perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, dan dinamika ekonomi global.
IPB Stakeholder Forum 2025 menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah seperti Bombana untuk membangun jejaring, memperkuat komitmen, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan sektor agromaritim. Partisipasi aktif Bupati Bombana menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan inovasi, mempercepat transformasi ekonomi, dan meningkatkan kualitas pembangunan berbasis potensi lokal.
Forum ini sekaligus menjadi momentum bagi Bombana untuk melangkah menuju pembangunan yang lebih inklusif, maju, dan berkelanjutan, dengan kolaborasi sebagai kunci utama.(ADV)
