Kilas Sultra- Bombana- Ditengah upaya pemerintah daerah mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bombana terus mempertegas arah pembangunan organisasinya melalui visi dan misi yang berfokus pada pelayanan prima serta penguatan iklim investasi berkelanjutan.
Komitmen tersebut tercermin dalam visi DPMPTSP Kabupaten Bombana, yakni “Mewujudkan Pelayanan Prima di Bidang Perizinan untuk Meningkatkan Iklim Investasi Berkelanjutan dengan Dukungan Aparatur Profesional.”
Visi tersebut menjadi landasan bagi seluruh jajaran DPMPTSP dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Di tengah persaingan antar daerah dalam menarik investasi, pelayanan publik yang cepat, transparan, dan profesional menjadi salah satu faktor utama yang menentukan tingkat kepercayaan investor.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Bombana, Abdul Rahman, mengatakan bahwa visi yang diusung instansinya bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan yang diterjemahkan dalam berbagai program pelayanan dan pengembangan investasi daerah.
“Pelayanan perizinan saat ini tidak hanya berbicara soal administrasi. Yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah mampu memberikan kepastian, kemudahan, dan kenyamanan kepada masyarakat maupun investor. Karena itu, seluruh pelayanan kami diarahkan untuk mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Abdul Rahman.
Menurutnya, pelayanan yang baik akan berdampak langsung terhadap minat investasi. Semakin mudah proses perizinan, semakin besar pula peluang daerah untuk menarik investor yang dapat membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, DPMPTSP Bombana telah menetapkan lima misi utama yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pelayanan dan pengembangan investasi daerah.
Misi pertama adalah memberikan pelayanan publik yang lebih baik, mudah, murah, cepat, tepat, dan transparan. Misi ini menjadi fondasi utama dalam seluruh proses pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, DPMPTSP Bombana terus melakukan berbagai inovasi pelayanan, mulai dari pemanfaatan teknologi informasi, penyederhanaan prosedur perizinan, hingga penguatan pelayanan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang efektif tanpa harus menghadapi birokrasi yang panjang dan berbelit-belit.
Misi kedua adalah mewujudkan pelayanan perizinan dan nonperizinan melalui aparatur profesional serta pengembangan pelayanan berbasis teknologi. Di era digital saat ini, pelayanan publik dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Karena itu, DPMPTSP terus mendorong pemanfaatan sistem pelayanan elektronik guna meningkatkan kecepatan dan efisiensi pelayanan. Digitalisasi pelayanan tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam setiap proses perizinan.
Misi ketiga berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui pendidikan dan pelatihan. Bagi DPMPTSP, kualitas pelayanan sangat ditentukan oleh kompetensi petugas yang berada di garis depan pelayanan.
Abdul Rahman menegaskan bahwa profesionalisme aparatur menjadi salah satu kunci keberhasilan organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pelayanan yang berkualitas harus didukung oleh aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan pemahaman yang baik terhadap tugasnya. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia terus menjadi perhatian kami,” katanya.
Misi keempat adalah mewujudkan optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya daerah dalam mendukung investasi yang berkelanjutan. Kabupaten Bombana dikenal memiliki berbagai potensi unggulan di sektor pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata, hingga pertambangan.
Potensi tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui investasi yang terencana dan berorientasi pada keberlanjutan. Oleh karena itu, DPMPTSP berupaya menjadi jembatan antara pemerintah daerah dengan calon investor yang ingin mengembangkan usaha di Bombana.
Menurut Abdul Rahman, investasi yang masuk ke daerah harus mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.
“Kami ingin investasi yang hadir di Bombana tidak hanya menghasilkan keuntungan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, misi kelima adalah meningkatkan iklim investasi dan iklim usaha yang berdaya saing serta berkualitas. Misi ini menjadi bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi daerah.
Dalam konteks pembangunan modern, investasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam. Faktor kepastian hukum, kemudahan berusaha, kualitas pelayanan publik, serta stabilitas kebijakan juga menjadi pertimbangan utama para investor.
Karena itu, DPMPTSP Bombana terus berupaya menciptakan lingkungan investasi yang kondusif melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan profesional.
Keberadaan Mal Pelayanan Publik Bombana, sistem pelayanan perizinan yang terintegrasi, serta berbagai inovasi pelayanan yang terus dikembangkan menjadi bukti nyata komitmen tersebut.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bombana, investasi bukan semata-mata soal masuknya modal ke daerah. Lebih dari itu, investasi dipandang sebagai instrumen penting untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, dan memperkuat daya saing daerah.
Melalui visi dan lima misi yang telah ditetapkan, DPMPTSP Kabupaten Bombana menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pelayanan perizinan dan pengembangan investasi daerah. Dengan dukungan aparatur yang profesional, pemanfaatan teknologi, serta pelayanan yang semakin berkualitas, DPMPTSP optimistis mampu mewujudkan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Bombana.
“Target kami bukan hanya memberikan pelayanan yang baik hari ini, tetapi membangun sistem pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha untuk jangka panjang. Dengan pelayanan prima, kami yakin Bombana akan semakin menarik bagi investor dan semakin maju di masa mendatang,” tutup Abdul Rahman. (ADV)
