Banner Iklan

DPMPTSP Bombana Bidik Posisi sebagai Surga Investasi Sultra, Hilirisasi SDA Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Kilas Sultra – Bombana- Kabupaten Bombana terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi paling potensial di Sulawesi Tenggara. Melalui berbagai kebijakan yang mendukung kemudahan berusaha dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, pemerintah daerah kini mengusung semangat baru dengan mengajak investor menanamkan modal di daerah yang dikenal memiliki kekayaan alam melimpah tersebut.

Pesan itu ditegaskan melalui kampanye investasi yang diinisiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bombana dengan mengangkat tema “Ayo ke Bombana, Surga Investasi Masa Depan Sulawesi Tenggara”.

Ajakan tersebut bukan tanpa alasan. Bombana memiliki kekuatan sumber daya alam yang tersebar di berbagai sektor unggulan mulai dari pertambangan, perkebunan, pertanian, perikanan hingga peternakan. Potensi tersebut dinilai mampu menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi daerah apabila dikelola melalui investasi yang tepat dan berorientasi pada hilirisasi.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, dan menguntungkan bagi dunia usaha.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Bombana terus melakukan pembenahan berbagai sektor pendukung investasi. Mulai dari penyederhanaan proses perizinan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan infrastruktur, hingga mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepada investor.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap investor yang datang ke Bombana memperoleh kepastian hukum, kemudahan administrasi, serta dukungan pemerintah dalam menjalankan usahanya.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Bombana Abdul Rahman mengatakan bahwa Bombana memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara karena didukung oleh sumber daya alam yang melimpah dan belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal.

“Bombana memiliki potensi luar biasa di berbagai sektor. Tantangan kita saat ini bukan lagi sekadar menjual potensi, tetapi bagaimana menghadirkan investasi yang mampu mengolah dan memberikan nilai tambah terhadap sumber daya yang kita miliki,” ujar Abdul Rahman.

Menurutnya, arah pembangunan investasi daerah saat ini difokuskan pada hilirisasi sumber daya alam. Strategi tersebut dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

 

 

Selama ini, sebagian besar komoditas unggulan masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah. Akibatnya, nilai ekonomi yang diperoleh daerah belum maksimal. Karena itu, pemerintah mendorong hadirnya investasi yang mampu mengembangkan industri pengolahan di Bombana.

Sektor pertambangan menjadi salah satu potensi yang paling dikenal dari Kabupaten Bombana. Daerah ini memiliki cadangan mineral yang cukup besar dan telah lama menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Namun pemerintah daerah kini tidak hanya berorientasi pada aktivitas eksplorasi dan produksi semata. Investasi yang diarahkan pada pengolahan hasil tambang dinilai mampu memberikan nilai tambah yang jauh lebih besar dibandingkan penjualan bahan mentah.

Selain pertambangan, sektor perkebunan juga menjadi andalan Bombana. Komoditas seperti kelapa sawit, kakao, kelapa, dan berbagai tanaman perkebunan lainnya memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui industri hilir yang mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi.

Pada sektor pertanian, Bombana memiliki hamparan lahan produktif yang luas dan terus dikembangkan sebagai kawasan penyangga ketahanan pangan daerah. Potensi produksi padi, jagung, hortikultura, dan berbagai komoditas pangan lainnya menjadi daya tarik tersendiri bagi investor yang bergerak di bidang agribisnis.

Sementara itu, sektor perikanan menyimpan peluang besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Wilayah pesisir Bombana yang berbatasan langsung dengan perairan strategis Sulawesi Tenggara memiliki sumber daya perikanan yang melimpah.

Potensi tersebut membuka peluang investasi pada bidang budidaya, pengolahan hasil laut, industri rantai dingin, hingga ekspor produk perikanan.

Di sektor peternakan, pemerintah daerah juga melihat peluang besar untuk pengembangan usaha berbasis komoditas unggulan lokal. Ketersediaan lahan dan dukungan sumber daya alam menjadi modal penting dalam pengembangan industri peternakan modern yang mampu memenuhi kebutuhan pasar regional maupun nasional.

Abdul Rahman menegaskan bahwa seluruh sektor unggulan tersebut kini menjadi fokus promosi investasi daerah. Pemerintah tidak hanya menawarkan potensi sumber daya alam, tetapi juga kemudahan pelayanan yang diberikan melalui DPMPTSP Kabupaten Bombana.

“Kami ingin investor melihat Bombana bukan hanya sebagai daerah yang kaya sumber daya alam, tetapi juga daerah yang siap menerima investasi. Kami terus membangun sistem pelayanan yang cepat, transparan, dan memberikan kepastian kepada pelaku usaha,” katanya.

Keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP), pelayanan perizinan berbasis elektronik, serta koordinasi lintas instansi menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi investasi.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat guna membuka akses yang lebih luas terhadap peluang investasi strategis.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bombana, investasi bukan semata-mata tentang masuknya modal. Lebih dari itu, investasi harus mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan memperkuat daya saing Bombana di tingkat regional maupun nasional.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, dukungan pemerintah yang kuat, serta komitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, Bombana optimistis mampu menjadi salah satu pusat investasi unggulan di Sulawesi Tenggara.

Melalui semangat “Ayo ke Bombana”, pemerintah daerah ingin mengirimkan pesan yang jelas kepada dunia usaha bahwa Bombana terbuka bagi investasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di tengah persaingan antar daerah dalam menarik investor, Bombana kini tampil dengan keyakinan baru: menjadi surga investasi masa depan Sulawesi Tenggara melalui hilirisasi sumber daya alam yang berdaya saing dan berkelanjutan. (ADV)

 

Tulis Komentar