Banner Iklan

Dishub Bombana Gelar Sosialisasi Penetapan Area Parkir Khusus di Tugu Brimob dan Alun-Alun Bombana

 

Kilas Sultra-BOMBANA-Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana melaksanakan sosialisasi penetapan area parkir khusus di sekitar Tugu Brimob (depan KPU) serta kawasan Alun-Alun Bombana, Rabu (16/7/2025). Program ini bertujuan menertibkan lalu lintas, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan di pusat keramaian kota.

Kawasan Tugu Brimob selama ini dikenal sebagai titik padat kendaraan, khususnya pada jam sibuk. Banyaknya kendaraan yang berhenti dan parkir sembarangan telah mengakibatkan penyempitan badan jalan dan memicu kemacetan. Karena itu, Dishub Bombana melakukan langkah preventif melalui sosialisasi yang melibatkan sopir mobil angkutan penumpang, pengunjung toko, dan masyarakat sekitar.

Petugas Dishub turun langsung menunjukkan titik-titik area parkir khusus yang telah ditetapkan. Rambu-rambu tambahan juga mulai dipasang untuk memberi panduan lebih jelas kepada pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana, Ramsi, SH., M.Si., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan sosialisasi ini dan menegaskan bahwa penataan area parkir merupakan kebutuhan mendesak untuk menjaga kelancaran lalu lintas di pusat kota.

“Penataan area parkir ini adalah langkah strategis untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan. Ruas jalan di sekitar Tugu Brimob dan Alun-Alun merupakan jalur vital yang harus tetap lancar. Karena itu, kami minta seluruh sopir dan masyarakat mematuhi area parkir yang sudah ditetapkan,” tegas Ramsi.

Ia juga menambahkan bahwa Dishub tidak hanya mengatur, namun juga mendengar masukan masyarakat, termasuk sopir angkutan dan pelaku usaha setempat. Menurutnya, kebijakan ini akan disempurnakan secara bertahap berdasarkan evaluasi dan kebutuhan di lapangan.

“Kami ingin solusi yang adil dan efektif. Masukan dari sopir, pedagang, dan warga menjadi bahan penting bagi kami. Tujuan utamanya adalah ketertiban dan kenyamanan bersama,” jelasnya.

 

 

Ramsi menegaskan bahwa Dishub berkomitmen hadir setiap hari di lapangan selama masa sosialisasi untuk memastikan transisi berjalan tertib dan tanpa gesekan.

Kepala Seksi Angkutan dan Terminal Dishub Bombana, M. Salam, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil kajian dan rapat internal Dishub mengenai titik-titik rawan macet serta lokasi dengan risiko kecelakaan yang tinggi.

“Kami mengimbau kepada seluruh sopir dan pengunjung toko agar mematuhi rambu dan arahan petugas. Alhamdulillah, para sopir merespons dengan baik dan siap mendukung program ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penataan area parkir resmi ini sekaligus menjadi sarana untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan fasilitas parkir yang telah disiapkan pemerintah.

Salah satu sopir angkutan darat, Aco (35), menyatakan dukungannya terhadap penertiban parkir tersebut.

“Kadang kita susah juga cari tempat berhenti. Kalau sudah ada area khusus dan aturannya jelas, kita jadi lebih enak,” ujarnya.

Para sopir berharap area parkir yang ditetapkan dapat memudahkan mereka menaikkan dan menurunkan penumpang tanpa mengganggu arus lalu lintas.

Sosialisasi juga menyasar pemilik dan pengunjung toko di area Tugu Brimob dan Alun-Alun Bombana. Dishub berharap pelaku usaha dapat mengarahkan pelanggan untuk menggunakan area parkir yang telah disediakan, sehingga kemacetan akibat parkir sembarangan dapat diminimalisir.

Kendaraan yang parkir sembarangan selama ini bukan hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga menghalangi pandangan pengguna jalan lain dan meningkatkan risiko kecelakaan.

 

 

Dishub Bombana akan melakukan pengawasan intensif selama masa sosialisasi. Petugas ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengarahkan kendaraan dan mengingatkan masyarakat yang masih menggunakan area terlarang.

Ramsi menegaskan bahwa pendekatan persuasif akan dimaksimalkan. Namun setelah sosialisasi selesai dan aturan diberlakukan penuh, tindakan tegas akan diterapkan bagi yang masih melanggar.

“Setelah tahap penyesuaian selesai, tentu akan ada penindakan. Tapi saat ini fokus kami adalah edukasi dan pembiasaan,” tegasnya.

Sosialisasi area parkir khusus ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan kawasan kota yang lebih tertib dan aman. Dishub Bombana mengajak seluruh masyarakat berperan aktif mematuhi aturan demi kelancaran aktivitas bersama.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa wujudkan pusat kota yang tertib, aman, dan nyaman,” tutup Ramsi. (ADV)

Tulis Komentar