Diklatsargab PMI Bombana 2026 dibuka, Fatmawati Kasim Marewa Dambahkan Relawan Tangguh dan Berintegritas
Kilas Sultra- BOMBANA – Bupati Bombana H. Burhanuddin, resmi membuka Pendidikan dan Latihan Dasar Gabungan (DIKLATSARGAB) Palang Merah Remaja (PMR) PMI Kabupaten Bombana Tahun 2026 di Lapangan Merdeka, Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kamis (30/7).
Kegiatan yang diselenggarakan PMI Kabupaten Bombana bersama PMI Kecamatan Poleang Timur dan Poleang Timur ini diikuti ratusan anggota PMR tingkat Mula, Madya, dan Wira dari berbagai sekolah di Kabupaten Bombana.
Hadir dalam pembukaan Ketua PMI Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., jajaran pengurus PMI, unsur Forkopimda, kepala OPD, pemerintah kecamatan, kepala desa dan lurah, kepala sekolah, pembina PMR, Korps Sukarela (KSR), serta para relawan PMI.
Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin mengapresiasi penyelenggaraan DIKLATSARGAB yang dinilai menjadi sarana strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, peduli, dan berjiwa kemanusiaan.
“Palang Merah Remaja ini tidak hanya mengajarkan keterampilan pertolongan pertama, tetapi juga menanamkan nilai kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesame,” ujarnya.
Bupati berharap melalui pelatihan tersebut lahir kader-kader kemanusiaan yang memiliki integritas, mampu menjadi pelopor hidup sehat, serta siap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk saat terjadi bencana dan keadaan darurat.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos mengatakan DIKLATSARGAB merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda melalui pendidikan kepalangmerahan.
Selain memperoleh keterampilan teknis, para peserta juga dibekali nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat kerelawanan.
“PMR adalah wadah pembentukan karakter generasi muda. Kami berharap seluruh peserta menjadi relawan yang tangguh, berintegritas, dan selalu siap mengabdi untuk kemanusiaan serta menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Fatmawati Kasim Marewa,
Selama pelatihan, peserta akan menerima berbagai materi, mulai dari kepalangmerahan, pertolongan pertama, evakuasi korban, kesiapsiagaan bencana, sanitasi dan kesehatan, kepemimpinan, komunikasi, hingga simulasi penanganan keadaan darurat yang dipandu instruktur PMI dan relawan berpengalaman.
Usai membuka kegiatan, Bupati Bombana bersama Ketua PMI Kabupaten Bombana dan para tamu undangan meninjau bumi perkemahan serta menyapa para peserta dan pembina yang mengikuti DIKLATSARGAB.
Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Bombana berharap dapat mencetak generasi muda yang memiliki semangat kemanusiaan, keterampilan kepalangmerahan, serta siap menjadi relawan yang berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah (Badar)
