Banner Iklan

Bupati Bombana Resmikan Kolam Renang La’ea Morini

 

Kilas Sultra- BOMBANA – Kabupaten Bombana resmi memiliki ikon baru di sektor olahraga dan pariwisata. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si meresmikan Kolam Renang La’ea Morini, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, dalam sebuah seremoni yang berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, insan olahraga, pelajar, serta ratusan warga yang memadati kawasan kolam renang.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, serta peninjauan langsung seluruh fasilitas kolam renang. Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Sejak pagi, warga berdatangan untuk menyaksikan secara langsung fasilitas olahraga yang digadang-gadang menjadi salah satu yang terbaik di Kabupaten Bombana tersebut.

Hadirnya Kolam Renang La’ea Morini bukan sekadar menambah sarana rekreasi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bombana menjadikan fasilitas tersebut sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga sekaligus penguatan sektor pariwisata yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bombana, Astri As Ad, S.IP., M.A.P, mengatakan pembangunan kolam renang merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas olahraga yang representatif bagi masyarakat.

Menurutnya, selama bertahun-tahun Bombana belum memiliki kolam renang yang dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembinaan atlet maupun penyelenggaraan kejuaraan. Kini, kebutuhan tersebut mulai terjawab dengan hadirnya Kolam Renang La’ea Morini.

“Alhamdulillah hari ini masyarakat Bombana sudah memiliki kolam renang yang representatif. Ini bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga akan menjadi pusat pembinaan atlet renang, tempat belajar berenang bagi anak-anak, hingga arena penyelenggaraan berbagai event olahraga air,” ujar Astri.

 

 

Ia menjelaskan, nama La’ea Morini dipilih karena memiliki makna historis yang sangat kuat bagi masyarakat Bombana. La’ea merupakan wilayah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Suku Moronene, suku asli Bombana. Penamaan tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan sejarah lokal.

Baca Juga  Dinas PMD Bombana : OVOP, BUMDes dan Koperasi Jadi Strategi Baru Majukan Desa

“Kami ingin setiap fasilitas publik memiliki identitas Bombana. La’ea Morini bukan sekadar nama, tetapi simbol penghormatan terhadap sejarah dan budaya Moronene yang menjadi kebanggaan daerah,” katanya.

Astri menegaskan, setelah diresmikan, kolam renang tersebut tidak akan dibiarkan hanya menjadi tempat wisata musiman. Disparpora telah menyiapkan berbagai program agar fasilitas itu terus hidup dan dimanfaatkan secara optimal.

Program yang disiapkan antara lain pelatihan renang bagi pelajar, pembentukan klub renang, pembinaan atlet usia dini, pelatihan pelatih dan wasit, hingga penyelenggaraan kejuaraan renang tingkat kabupaten yang nantinya akan menjadi agenda rutin.

“Kami ingin kolam ini setiap hari dipenuhi aktivitas positif. Ada anak-anak yang belajar berenang, atlet yang berlatih, komunitas olahraga yang berkegiatan, hingga masyarakat yang datang untuk berolahraga. Dengan begitu manfaatnya benar-benar dirasakan,” jelasnya.

Menurut Astri, keberadaan kolam renang juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan prestasi olahraga Bombana. Selama ini potensi atlet renang cukup besar, tetapi belum ditunjang sarana latihan yang memadai.

Dengan fasilitas baru tersebut, Disparpora optimistis Bombana mampu melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Nasional (PON), bahkan kejuaraan nasional.

“Kami ingin dari Kolam Renang La’ea Morini lahir atlet-atlet yang mengharumkan nama Bombana. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi harus dibangun melalui pembinaan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain menjadi pusat olahraga, Kolam Renang La’ea Morini juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata keluarga baru di Bombana. Konsep yang dikembangkan memadukan olahraga, rekreasi, dan edukasi sehingga mampu menarik kunjungan masyarakat dari berbagai wilayah.

Disparpora menilai keberadaan destinasi baru tersebut akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat. Meningkatnya jumlah pengunjung akan membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, pedagang makanan dan minuman, penyedia jasa transportasi, hingga pelaku ekonomi kreatif.

Baca Juga  Pemkab Bombana Mulai Salurkan Bansos BLT BBM

“Ketika masyarakat datang berwisata, ekonomi di sekitar kawasan juga akan tumbuh. Itulah yang kami harapkan. Fasilitas ini bukan hanya bermanfaat bagi olahraga, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

 

 

Lebih jauh, Disparpora juga tengah menyiapkan Kejuaraan Renang Bombana sebagai event perdana yang akan digelar di Kolam Renang La’ea Morini. Kompetisi tersebut dirancang menjadi agenda tahunan sekaligus bagian dari pengembangan sport tourism di Kabupaten Bombana.

Astri menjelaskan, olahraga dan pariwisata merupakan dua sektor yang saling mendukung. Kehadiran atlet dan peserta dari luar daerah akan meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memperkenalkan berbagai potensi Bombana.

“Ke depan kami ingin Bombana dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan event olahraga berkualitas. Inilah arah pengembangan yang sedang kami bangun,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah bangunan, tetapi juga dari kepedulian masyarakat dalam merawat dan memanfaatkannya.

“Kolam Renang La’ea Morini adalah aset bersama. Mari kita rawat agar tetap bersih, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Bombana. Harapan kami, tempat ini menjadi rumah bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus destinasi wisata keluarga yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Astri.

Dengan diresmikannya Kolam Renang La’ea Morini oleh Bupati Bombana yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, pemerintah daerah menandai babak baru pembangunan olahraga dan pariwisata. Lebih dari sekadar fasilitas publik, kolam renang ini diproyeksikan menjadi ruang lahirnya prestasi, pusat aktivitas masyarakat, serta ikon baru Bombana yang memadukan olahraga, budaya, dan wisata dalam satu kawasan. (ADV)

 

Tulis Komentar