Banner Iklan

Bupati Bombana Burhanuddin Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Kemajuan Daerah

 

Kilas Sultra-Bombana– Pagi itu, halaman Kantor Bupati Bombana dipenuhi semangat merah putih yang berkibar gagah. Ratusan peserta upacara — dari pejabat daerah, ASN, pelajar, hingga perwakilan organisasi kepemudaan — berdiri tegap dalam suasana yang khidmat. Mereka datang bukan sekadar menghadiri seremonial tahunan, melainkan untuk mengenang, menghidupkan, dan menyalakan kembali api perjuangan para pemuda dalam momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025.

Upacara ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora), dengan Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bertindak sebagai inspektur upacara. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, serta diikuti seluruh jajaran Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD, ASN, dan ratusan tokoh pemuda serta pelajar dari berbagai sekolah di Bombana.

Dengan latar langit pagi yang cerah, gema lagu kebangsaan Indonesia Raya membuka jalannya upacara. Seluruh peserta berdiri tegak, menundukkan kepala penuh hormat, seakan kembali pada semangat yang 97 tahun lalu mempersatukan pemuda Nusantara.

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Burhanuddin, tersirat pesan kuat bahwa Hari Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi momen untuk mempertegas komitmen kebangsaan, memperkuat kolaborasi lintas generasi, dan menegaskan kembali peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan bangsa.

 

 

Dengan suara tegas namun penuh semangat, Bupati Burhanuddin menyampaikan:

“Pemuda adalah kekuatan utama bangsa ini. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapat ruang untuk tumbuh, berkreasi, dan berkontribusi nyata bagi daerah. Semangat Sumpah Pemuda harus kita jaga, agar generasi muda terus menyalakan api perjuangan dan inovasi di berbagai bidang.”

Tema nasional tahun ini, “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, menjadi pengingat bahwa persatuan adalah pondasi kokoh dalam menghadapi tantangan zaman. Bupati menekankan bahwa semangat kolaborasi lintas sektor, terutama antara pemerintah dan generasi muda, harus terus diperkuat agar Bombana mampu menapaki jalur kemajuan.

Dalam sambutannya yang inspiratif, Bupati Burhanuddin juga mengajak seluruh pemuda Bombana untuk tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan, tetapi menjadi aktor utama yang membawa inovasi dan gagasan segar bagi pembangunan daerah.

“Kemajuan daerah tidak mungkin tercapai tanpa peran aktif generasi muda. Pemuda Bombana harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama di era digital yang menuntut kreativitas, literasi teknologi, dan kemampuan berpikir kritis,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemuda saat ini memiliki tanggung jawab ganda — menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjadi pelopor perubahan sosial.

“Jadilah generasi yang berani berinovasi, menciptakan solusi, dan menjadi teladan dalam menjaga semangat gotong royong serta persatuan bangsa.”

Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh makna. Setiap langkah peserta, setiap bait lagu perjuangan yang dilantunkan, seolah menghadirkan kembali semangat para tokoh muda 1928 yang dengan lantang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.

Deretan Forkopimda Bombana, ASN, dan pelajar tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Para organisasi kepemudaan seperti KNPI, Pramuka, dan perwakilan karang taruna juga turut hadir, menambah warna kebersamaan dalam peringatan bersejarah tersebut.

Di antara peserta upacara, terlihat pula wajah-wajah muda penuh semangat — simbol dari estafet perjuangan yang tak boleh padam.

Peringatan Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi ajang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat Bombana. Pemerintah Kabupaten, melalui berbagai kebijakan dan program pengembangan kepemudaan, berkomitmen untuk terus memberi ruang bagi kreativitas dan partisipasi generasi muda dalam pembangunan.

Bupati Burhanuddin menyebut bahwa Bombana memiliki potensi besar di tangan para pemuda — baik di bidang pertanian, ekonomi kreatif, teknologi, maupun kewirausahaan. Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan lintas sektor, generasi muda Bombana diyakini mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih cerah.

“Kita ingin para pemuda Bombana tidak hanya menjadi pekerja keras, tetapi juga pemikir yang kritis, inovatif, dan berjiwa nasionalis. Itulah generasi yang akan membawa Bombana lebih maju dan Indonesia lebih hebat,” ujar Bupati optimistis.

 

 

Di akhir upacara, suasana semakin hangat ketika Bupati Burhanuddin mengajak seluruh peserta mengheningkan cipta, mengenang perjuangan pemuda yang telah berkorban demi tegaknya bangsa. Lalu, dengan suara penuh harapan, ia menutup amanatnya dengan pesan mendalam:

“Mari kita jadikan momentum Hari Sumpah Pemuda ini sebagai pengingat bahwa masa depan bangsa ada di tangan pemuda. Dari Bombana, mari kita nyalakan api perubahan untuk Indonesia yang bersatu, berdaya, dan maju.”

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini bukan hanya meneguhkan semangat kebangsaan, tetapi juga menjadi simbol tekad bersama Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus menguatkan sinergi dengan kalangan muda.

Melalui berbagai program pemberdayaan, pelatihan, hingga dukungan terhadap komunitas kreatif, Pemerintah Daerah berkomitmen menjadikan Bombana sebagai salah satu pusat gerakan pemuda yang berdaya saing dan berkarakter di Sulawesi Tenggara.

Momentum ini pun diharapkan menjadi titik awal kebangkitan generasi baru Bombana — generasi yang tidak hanya bangga menjadi anak Indonesia, tetapi juga siap mengabdi untuk kemajuan tanah kelahirannya.(ADV)

 

Tulis Komentar