Bombana Gelar vaksinasi Covid 19. Andi Nirwana Pertama, Tafdil Dan Sekda Ditunda

KilasSultra.com BOMBANA-Penyuntikan vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Kabupaten resmi dibuka, Jumat 29Januari 2021. Istri bupati Bombana Hj. Andi Nirwana Sebbu sebagai orang pertama yang disuntik vaksin.

Menyusul ketua DPRD Bombana Arsyad, lalu kasat Intel Kejari Bombana, Supriyadi. Sementara Bupati Bombana H. Tafdil dan Sekda Man Arfa batal tervaksin akibat tidak memenuhi syarat atau kriteria sebagai penerima vaksin.

Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Bombana, peserta penerima suntikan Sinovac COVID 19 itu berkumpul. Kegiatan diawali dengan sosialisasi hingga pengenalan tentang pentingnya vaksin.

Sedianya, vaksin perdana itu diagendakan 10 orang. Masing-masing unsur pejabat publik, tokoh agama hingga tokoh masyarakat. Namun sebelum di vaksin, peserta wajib screning chek atau uji kesehatan oleh tim dokter vaksinasi

Alhasil, tiga pejabat publik, yakni Bupati Bombana H. Tafdil, Sekda Bombana Man Arfa serta kepala Kemenag Bombana Usman Baking batal divaksin. Ketiganya, teridentivikasi memiliki riwayat penyakit tertentu. Kendati mereka bersedia, bahkan telah ikut antrian. Tapi Tim kesehatan Vaksinasi melarangnya.

Arsyad, Ketua DPRD Bombana

Sehingga total tervaksin perdana di Kabupaten Bombana hanya tujuh orang. Empat lainnya yang ikut tervaksin yakni Danramil 1413-06/Rumbia, Kapten Arm Bambang Wardiyanto. Ketua Gepsultra Klasis, Marthinus Pongturunan, I Ketut Sukorna, hingga Lurah Doule, Sukaji Ramang.

Sebelumnya. Bombana menerima 2.200 vaksin Sinovac Covid 19 tahap pertama dari Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis 29 Januari 2021.

Ketua Panitia Vaksinasi Kabupaten Bombana, dokter Sunandar menjelaskan vaksin Sinovac tahap pertama, sebagian besar diperuntukan para tenaga kesehatan Bombana.

Danramil 1413-06/Rumbia, Kapten Arm Bambang Wardiyanto

“Rinciannya. 10 penerima pertama yakni unsur pejabat publik, Tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dengan rentang umur 18 sampai 59 tahun,” jelasnya.

Sedangkan sisahnya, untuk para tenaga medis yang tersebar di 22 kecamatan di wilayah Kabupaten Bombana.

Sukaji Ramang, lurah Doule

“Menyusul para tenaga kesehatan Bombana sebanyak 1.277 orang. Nama mereka sudah terdaftar dalam Aplikasi daftar penerima vaksin dari kementrian kesehatan,” ujarnya. (B)

Tulis Komentar